Tuesday, July 3, 2018

Tips Ternak Burung Tekukur Yang Baik dan Benar

Tips Ternak Burung Tekukur Yang Baik dan Benar

Burung Tekukur merupakan salah satu jenis spesies burung kicau yang hidup dan berkembang di indonesia. Perkembang biakan burung Tekukur ini di alam liar di indonesia memang sempat menempati angka yang cukup tinggi.

Namun, dikarenakan semakin maraknya penangkapan liar besar-besaran yang terjadi pada burung Tekukur tanpa ada putusnya ini, membuat populasinya semakin menurun sampai saat ini.

Di Indonesia sendiri penghobi burung Tekukur ini tidak bisa di anggab remeh karna setiap rumah di daerah pulau jawa hampir semua memelihara burung Tekukur ini, baik itu hanya untuk di gunakan sebagai penghobi saja, penghias rumah bahkan dijadikan sebagai burung yang akan di ikutkan perlombaan. Banyak sekali saat ini berdiri kontes-kontes perlombaan burung Tekukur yang memperlombakan suara kicauan burung Tekukur ini.

Baik itu level kampung sampai dengan perlombaan yang memperlombakan suara burung Tekukur sampai level antar provinsi.

Mengingat bahwa populasi burung Tekukur ini di alam liar mulai mengalami penurunan yang drastis, banyak para pecinta kicau mania yang mulai mengembang biakan burung Tekukur ini demi meraup keuntungan yang besar.

Dan jika sobat juga tertarik dengan bisnis ternak burung Tekukur ini silahkan sobat mengikuti bagaimana langkah-langkah berternak burung Tekukur yang baik dan benar berikut ini.

Cara Ternak Burung Tekukur Yang Baik dan Benar


1. Menyiapkan Kandang Penangkaran

Yang pertama yang harus sobat lakukan atau siapkan dalam berternak burung Tekukur ialah menyiapkan kandang Penangkaranya, bagaiamana mau berternak kalu kandangnya nga ada. Untuk kandangnya sendiri sobat harus mengaturnya sesuai dengan berepa ekor burung Tekukur yang akan di ternak.

Jika sobat hanya akan berternak burung Tekukur sebanyak sepasang saja, sobat cuku mengukur kandang penangkarannya kurang lebih 60 cm x 60 cm x 60 cm. Untuk model kandang penangkaranya sobat tidak perlu repot-repot membuatnya sebagus atau semewahnya, mengingat bahwa burung Tekukur ini merupakan jenis burung kicau yang sangat mudah beradaptasi denganmodel kandang apa saja.

Selain harus menetapkan ukurang kandang penangkaranya, sobat juga harus memperhatikan letak kandang penangkaranya, usahakan letak atau tempat kandang penangkarannya aman dari gangguan hewan-hewan predator seperti kucing dan tikus yang dapat membuat burung menjadi stres karna ketakutan, sehingga burung akan takut untuk bertelur.

Sobat juga harus menyiapkan bahan-bahan untuk membuat sarangnya, sobat bisa menggunakan dedaunan seperti daun pinus dan daun cemara yang sudah kering, karna burung biasanya tidak mau merangkai sarangnya sendiri, jadi sobat harus membuatkan sarangnya.

Biasanya indukan Tekukur akan bertelur sebanyak 2 butir saja setiap bertelur, dan lamanya durasi pengeramannya kurang lebih selama 14 hari. 

2. Perjodohan Burung Tekukur

Setelah sobat selesai menyiapkan kandang penangkaranya, selanjutnya sobat harus memilih pasangan burung Tekukur lalu menjodohkanya. Untuk pemilihan pasangan burung Tekukurpun cukup mudah, sobat hanya perlu memilih burung Tekukur yang sehat, bersih, dan pejantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari sang betina.

Untuk perjodohanyapun cukup mudah, sobat bisa menjodohkan sepasang burung Tekukur sobat dengan cara menaruh sepasang burung Tekukur kedalam satu kandang selama beberapa hari, selanjutnya kedua burung tersebut sobat mandikan sampai basah di dalam sangkar, selanjutnya gantung burung di bawah terik sinar matahari hingga kering, pada saat menjemurnya sobat sudah harus menyiapkan makanan dan minuman yang cukup di dalam sangkarnya.

Jika keduanya memang benar-benar cocok maka hal itu akan di tandai dengan burung Tekukur jantan akan menyiris bulu-bulu burung Tekukur betina dan lama-kelamaan burung akan terlihat kawin, dan berselang beberapa hari burung betina akan memperlihatkan tanda-tanda akan bertelur.

3. Perhatikan Kebersihan Kandangnya

Selain itu juga sobat harus memperhatikan kebersihan kandangnya dari kotoran-kotoran burung yang menempel, sobat bisa menyapunya atau menyiramnya hingga bersih, agar burung tidak gampang terserang penyakit.

Nah, itulah tadi beberapa tips tentang cara berternak burung Tekukur yang baik dan benar. Semoga bermanfaat.



Artikel Terkait


EmoticonEmoticon