Thursday, December 28, 2017

Penyakit Burung Hantu Dan Cara Penangananya Wajib Baca

Penyakit Burung Hantu Dan Cara Penangananya Wajib Baca

Assalamualaiku kicau mania sebangsa dan setanah air. Ya pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi tentang Penyakit-Penyakit Burung Hantu Yang Mesti Kamu Tahu

Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan yang aktif pada malam hari untuk beraktivitas dan pada siang hari adalah waktu untuk beristirahat.
terdapat sekitar 222 spesies yang telah ditemukan di seluruh dunia yang menyebar di seluruh dunia termasuk indonesia kecuali Antartika , sebagian besar M Greenland , dan beberapa pulau-pulau terpencil lainya.
Burung hantu memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan burung yang lain, namun dalam perawatanya tidak jauh berbeda dengan burung pada biasanya burung hantu juga sering terserang penyakit yang sama pada burung yang lain.
( Baca juga: Cara perawatan burung pleci agar cepat gacor )
Berikut penyakit yang sering menyerang burung hantu dan cara penangananya:

⏩ Penyakit yang disebabkan oleh parasit.

Penyakit yang sering menyerang burung hantu yaitu penyakit yang disebabkan oleh parasit yang menempel pada bulu dan kulit burung, yang menyebabkan kulit burung menjadi terkupas-kupas dan bulu burung menjadi rampung lepas.

Untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh parasit tersebut cukup mudah yaitu anda hanya harus menjemur burung hantu minimal satu minggu sekali selama kira-kira 5-7 menit dibawah sinar matahari pagi.
 Penyakit pada burung hantu biasanya terjadi karena kondisi kandang atau perch yang kotor serta kurangnya perawatan dari pemilik burung hantu tersebut.

⏩ Penyakit yang disebabkan oleh caing dan bakteri.

Burung hantu yang terjangkiti penyakit akibat cacing dan bakteri ini bisa dilihat dari kotorannya yang berwarna cerah, cair, serta agak berbau kurang sedap.

Sedangkan Burung hantu yang sehat biasanya memiliki kotoran berwarna hitam putih, berbentuk padat atau krim, serta berbau tidak menyengat.

Berikut beberapa gejala penyakit yang disebabkan oleh cacing dan bakteri pada burung hantu:

1. Mata burung hantu yang tertutup siang dan malam hari.

burung hantu yang sehat, pasti sorot matanya tajam dan melotot. Untuk mengobati penyakit ini berikan makanan jangkrik setiap hari dengan sebelumnya jangkrik tersebut diberi minyak ikan yang berkualitas baik.

Diharapkan dengan memberikan jangkrik dengan campuran minyak ikan akan membuat keadaan burung hantu peliharaan kamu membaik dan membuka matanya yang besar sangat.

2. Kurang selera makan.

untuk mengobati penyakit ini cukup dengan memerikan burung hantu jangkrik 5 ekor yang diberi sedikit madu, jika belum juga membaik anda harus memberikan jangkrik+madu setiap hari. Sampai burung hantu kelihatan membaik.

3. Burung hantu menggigil kedinginan.

Cara untuk mengobatinya dengan membuat hangat sangkar burung hantu, setiap jam 6-7 pagi diberi sinar matahari agar badannya kembali segar.

⏩ Terserang penyakit Newcastle disease.

Penyakit Newcastle disesae adalah penyakit yang menyebabkan badan burung hantu kejang-kejang yang disebabkan oleh virus.

Untuk menanggulanginya, setelah membeli atau mendapat burung hantu, segera beri vaksin yang bisa didapat di toko burung atau toko hewan yang terpercaya.

Umumnya obat vaksin tetes ini dalam bentuk seperti botol tetes mata dan harganya juga tidak menguras kantong.

penyakit ini bersumber melalui udara, minuman dan pakan burung hantu yang kotor dan tercemar.

Penyakit ini menular dengan sangat cepat tanpa sepengetahuan kita, penyakit ini hampir mirip dengan penyakit flu burung pada unggas ayam, karna jika salah satu unggas terkenan penyakit maka penyakitnya akan menular ke unggas yang lain.

Sehingga jika kamu memiliki banyak burung hantu dan salah satunya mengidap penyakit ini maka langsung pisahkan burung hantu yang terjangkit penyakit ini agar tidak menular kepada burung hantu yang lainnya.

⏩ Gejala stress

Gejala stres ini bisa disebabkan oleh burung hantu yang ditangkap paksa pada saat membeli burung yang membuat burung grabakan disangkarnya.
Untuk menyembuhkan penyakit stress burung ini berikut caranya:

1. Jika kamu tidak memiliki banyak dana maka berikan jangkrik selama 4 hari setiap hari, jika punya uang lebih maka berikan tikus putih yang bersih dan sehat selama 4 hari juga.

2. Burung hantu adalah tipe burung yang penyendiri. mereka berburu dalam malam hari. Jadi biarkan saja burung hantu kamu sendiri di ruang yang sedikit gelap bersama dengan beberapa tikus putih untuk memancing sifat predatornya sehingga bisa mengurangi tingkat stressnya.

3. dalam keadaan stress, jangan pernah masukkan burung hantu ke dalam sangkar karna itu hanya akan menambah tingkat ke setresan Lebih baik biarkan di tenggeran saja.

Tetapi jika anda memasukan kedalam sangkar dan menaruh sangkar ditempat yang sangat sepi itu lebih bagus. Biarkan burung menyendiri selama sehari penuh.

Selain Gejala penyakit diatas burung hantu juga sering terserang penyakit sepele yaitu:

Ganti bulu, ganti bulu pada burung selain burung hantu itu merupakan hal yang wajar karna hanya memakan waktu beberapa hari. Setiap unggas yang berbulu pasti pernah merasakan yang namanya ganti bulu.

Tetapi pada burung hantu proses ganti bulu ini biasanya setiap 6 bulan dan ketika ganti bulu memakan waktu yang lebih lama dibandingkan burung selain burung hantu.

Pada saat ganti bulu burung hantu peliharaan kamu mengalami sakit dan tidak nyaman dan agak agresif.

Namun untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan itu berikan saja jangkrik yang dicampur dengan sedikit madu.
( Baca juga: Cara ternak lovebird yang sangat menguntungkan )

itulah Beberapa penyakit burung hantu dan cara penangananya. Cara diatas sudah terbukti ampuh bisa menyembuhkan penyakit-penyakit pada burung hantu.
Sekian.

Copyright © Sangkarlapis All Right Reserved
Powered by Blogger